Image

(No title)

1956818_692581997471700_1811489842_o

Dec 14

Kebersamaan, Loyalitas, dan Solidaritas: Balutan Sisi Alamiah Organisasi

 

Tak ada persahabatan yang sempurna, yang ada hanya orang-orang yang berusaha sebisa mungkin untuk mempertahankannya” sebuah petikan mengenai suatu persahabatan dari novel milik Winna Efendi mungkin akan tercermin dalam suatu organisasi. Namun organisasi bukanlah tempat dari sekelompok sahabat melainkan satu ‘TEAM KEKELUARGAAN’ yang kita miliki bersama. Team menurut Ketut Sudiana adalah kelompok yang cukup matang dengan derajat antara anggotanya dan ada motivasi untuk mencapai suatu sasaran bersama. Apalagi jika team tersebut didukung dengan rasa kekeluargaan yang sangat kental, maka akan tercipta suatu budaya organisasi klasik. Maksud dari adanya budaya organisasi klasik adalah rasa kekeluargaan yang muncul akan serta merta memunculkan rasa kebersamaan, loyalitas dan solidaritas yang secara tidak langsung akan mempererat hubungan kekerabatan dan rasa memiliki antarindividu dalam suatu organisasi.

Read the rest of this entry »

Dec 12

Keagungan Bhagavad-Gita

Om apawitra pavitrova

sarvavasthang gato’ pi va

yah smaret pundarikaksam

sa bahya abhyantara sucih

 

Sri Visnu, Sri Visnu, Sri Visnu

 

Ya Tuhan, apakah hamba dalam keadaan tidak suci, atau dalam keadaan apapun hamba, dengan mengingat Pundarikaksam (Tuhan) di dalam hati pastilah hamba disucikan lahir dan batin. Sri Visnu, Sri Visnu, Sri Visnu.

 

Mantram ini diucapkan untuk kebersihan lahir batin sebelum kita melakukan kegiatan-kegiatan rohani seperti sembahyang, meditasi, membaca kitab suci atau mendiskusiklan ajaran-ajaran rohani. Meskipun kita sudah mandi dan berpakaian bersih tetapi rohani kita perlu disucikan dengan menggunakan mantra diatas.

Nov 29

SEMINAR GURU serangkaian LCC AH VI

untuk mengunduh BROSUR klik disini!

Nov 29

LCC AGAMA HINDU VI TINGKAT SMA/SMK SE-BALI, NUSRA DAN JATIM

BROSUR LCC AH 2014

Jun 12

Brosur Widya Sabha (Ramah Tamah)

Om swastyastu,
Bagi mahasiswa baru (yang beragama hindu) diwajibkan untuk mendownload Brosur Widya Sabha (Ramah Tamah) KMHD YBV UNDIKSA tahun 2013.

Jun 09

tersesat

“tersesat”

anak: wahh, aku dimana? tempat ini asing bagiku, dimana jalannya? ayahhh…..ibuuuu…dmna kalian?

ayah & ibu: kami disini nak, kamu kenapa?

anak: aku tersesat, kalian dimana? mengapa hanya suara kalian yang terdengar?

ayah & ibu: kami disini nak, selalu dan selalu disampingmu.

anak: mengapa aku tak bisa melihat kalian? wahh, kalian pasti bukan orang tuaku tapi suara siapa itu rasanya tidak asing…

>>>apakah ini suara hatiku sendiri?

Read the rest of this entry »

Jun 06

Langkah Awal Menyongsong Setahun ke Depan

Usai dilantik pada tanggal 21 Mei 2013, Pengurus KMHD Yowana Brahma Vidya (KMHD YBV) UNDIKSHA Masa Bakti 2013/2014 segera mengadakan rapat kerja di Gedung Seminar UNDIKSHA pada tanggal 26 Mei 2013. Rapat kerja ini bertujuan untuk menyusun dan mengesahkan program kerja yang selama satu ke depan akan dijadikan acuan dalam melaksanakan kegiatan. Kehadiran pengurus yang hanya separuh dari jumlah keseluruhan pengurus maupun ketidakmampuan pelindung untuk hadir tidak menjadi kendala yang berarti bagi pengurus yang melaksanakan rapat kerja kali ini. Hal ini terbukti dari rapat yang berjalan baik dan lancar serta tercapainya tujuan utama rapat kerja ini. Read the rest of this entry »

Jun 04

Beragama yang Sederhana

hinduKita jarang menyadari bahwa agama itu ke dalam, ada didalam, ya didalam hati, didalam jiwa, didalam roh kita. Biasanya kita menganggap yang agama itu adalah kalau kita “meriah-meriahan” di luar. Bahwa agama itu kalau yang ada kegiatan bebanten di luar. Bahwa agama itu kalau ada mantram-mantram dengan penyesuaian suara genta.
Bahwa agama itu kalau kita mengirim “Juru Arah” pergi ke rumah-rumah mengumumkan ada kegiatan ini itu di pura ini atau itu, ada acara nampah ini dan itu, — ya seperti itulah agama. Read the rest of this entry »

Jun 04

Om Swastyastu

Om swastyastu,
Apakah hanya sekedar salam dan kita ucap hanya ketika bertemu orang atau saat berdoa saja?
Kami rasa ada yang sudah memahami makna dari kedua kata diatas, saat ini mari kita renungkan dan izinkan kami yang awam ini mengingatkan pembaca akan mekna atau bisa dibilang “the essence of Om Swastyastu“,
(dalam Sansekerta)
- Om: aksara suci Tuhan dan Tuhan itu sendiri,

- Swastyastu: rahayu, sehat dan selamat, (dalam hal ini dimaknakan “saya, teman bicara saya, makhluk dan lingkungan sekitar saya serta semua”)

Sehingga jika disatukan akan menjadi sebuah doa dan aktivitas yang lebih bermakna dari hanya sebuah salam atau pembuka doa yang hanya pada saat kita di pura (tempat sembahyang).
Jadi mantra (bisa dibilang) ini seyogyanya kita dapat budayakan dan ucapkan pada saat kita datang kerumah, pergi, memasuki ruangan, menyapa teman, saat melewati tempat yang angker (daripada bunyikan bel/klakson), saat bangun tidur, mau tidur, dan lainnya dalam kondisi dan waktu apapun.
Selain mantra ini, mungkin ada yang sudah membiasakan diri dengan mantra-mantra lainnya, lanjutkan, post ini diharapkan menginspirasi pembaca untuk mencapai kebahagiaan dengan aktivitas kecil, sederhana dan bermakna super :)
Salam cinta kasih dari kami.
Om Shanti, Shanti, Shanti, Om
om swastyastu