Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma Yowana Brahma Vidia Universitas Pendidikan Ganesha menggelar kegiatan Widya Sabha tahun 2025 dengan mengusung tema “Abinaya Abiarta Widyaguna” yaitu pengembangan pengetahuan dan pembentukan karakter mahasiswa Hindu. Acara ini diikuti oleh 3.005 mahasiswa baru Undiksha yang beragama Hindu. Kegiatan ini dilakukan dalam dua hari. Hari pertama, Senin 23 Agustus 2025 dilakukan kegiatan mejaya-jaya yang bertempatan di Parahyangan Kampus Tengah Undiksha. Dilanjutkan dengan hari kedua, Minggu 24 Agustus 2025 yang bertempat di GOR Keong Fakultas Olahraga dan Kesehatan Jinengdalem Undiksha dengan runtutan acara seperti dharma wacana, dharma tula yang menghadirkan narasumber pemateri hebat, serta dilakukannya pengenalan organisasi
Sambutan Ketua KMHD YBV UNDIKSHA – WIDYA SABHA 2024 – Minggu, 24 Agustus 2025

Dalam kesempatan ini Ketua KMHD YNV Undiksha bernama I Komang Adi Suarjana mempertegas kembali bahwasanya tujuan dari kegiatan Widya Sabha adalah selain untuk memperkenalkan KMHD YBV Undiksha sebagai wadah bagi mahasiswa Hindu di Undiksha juga memiliki tujuan mulia yakni untuk bersinergi merumaketkan pasemetonan antar umat Hindu se-Dharma. Dengan adanya pembagian Bhagavad Gita juga diharapkan menjadi sebuah fasilitas untuk dapat mengetahui intisari dari Weda. Sumbangsih mahasiswa hindu Undiksha untuk Undiksha bersinergi untuk mengajegkan tradisi dan budaya Bali. Pada kesempatan ini pula, disampaikan kepada segenap mahasiswa untuk dapat menghilangkan sifat apatis dan dapat membawa peran serta dalam diri mendukung visi misi bangsa dengan inklusivitas untuk kemajuan bangsa.
Akhir kata, terima kasih diucapkan kepada mahasiswa, panitia dan segenap pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan Widya Sabha ini, semoga apa yang menjadi tujuan dari acara ini dapat sukses terselenggara hingga penutupan nantinya.
Sambutan Pelindung KMHD YBV UNDIKSHA – WIDYA SABHA 2024 – Minggu, 24 Agustus 2025

Dr. I Gede Astawan, S.Pd., M.Pd. selaku Koordinator Penasihat KMHD YBV Undiksha menekankan bahwa pentingnya membuka wawasan mahasiswa mengenai kewajiban belajar agama Hindu. Beliau juga berpesan “Kita ingin membuka pikiran mereka bahwa pelajar agama itu adalah kewajiban kita semua sebagai umat Hindu. Nah, kita ingin memberikan pemahaman itu kepada adik-adik remaja kita”









